Kamis, 16 Juli 2009

Pendalaman Alkitab


PENDAHULUAN

Sekilas lintas nampaknya tidak ada manfaatnya apabila kita memperbincangkan sebab-sebab mengapa kita harus mempelajari Friman Allah. Orang-orang percaya, baik yang baru masuk iman maupun yang sudah lama harus mendapat bimbingan Firman Allah terus-menerus sepanjang hidup mereka, agar mereka dapat mengenal Kristus lebih mendalam. Tetapi kini kenyataannya tidak demikian. Pengamatan membuktikan bahwa sebagian besar orang Kristen memiliki pengetahuan Firman Allah terlalu minim.

MENGAPA KITA HARUS MEMPELAJARI FIRMAN ALLAH

A. Sebab Alkitab adalah Allah Sendiri Pengarangnya

Berulang-ulang Allah mengatakan bahwa Dialah Tuhan, Pencipta, Juruselamat, Gembala, Hakim, dan lain-lain. Peran dan kehendak Allah dinyatakan dalam buku ini. Kebanggaan bagi setiap pengarang apabila kita mengatakan saya telah membaca buku Bapak. Hal yang sama seharusnya saudara katakan “Yesus, saya sudah membaca, dan akan terus membaca bukuMu.”

B. Sebab Berulang-ulang Allah Memperintahkan

1. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat…renungkanlah itu siang dan malam…” (Yos. 1:8)

2. …bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci…” (I Tim. 4:13)

3. …manusia tidak dapat hidup dari roti saja, tetapi juga dari perkataan yang diucapkan oleh Allah” (Mat. 4:4)

C. Sebab Alkitab adalah Tuntunan Bagi Kehendak-Nya yang Mulia

1. Orang berdosa menerima keselamatan lewat berita Firman Allah

v …yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan…Tetapi bagaimana mereka dapat berseru…percaya…mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakannya?(Rm. 10:13-17)

v Ketika mendengar hal itu heti mereka sangat terharu…” (Kis. 2:37)

v Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus …mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu…” (Kis 8:4-8)

2. Orang percaya disucikan oleh Firman Allah

v Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, FirmanMu adalah kebenaran” (Yoh. 17:17)

v Jadilah sama seperti bayi yang baru lahir…selalu ingin akan susu yang murni dan yang rohani…” (I Pet. 2:2)

v Firman kasih karunia-Nya yang berkuasa membangun kamu…” (Kis. 20:32)

3. Firman Allah mengubah kehidupan kita yang lama menjadi manusia baru di dalam Dia (Mzm. 3:16-17)

D. Sebab Musuh Kita (setan) Sudah Membacanya

Di dalam Matius 4, Kristus dicobai sebanyak 3 kali oleh iblis. Di dalam setiap kasus, Yesus selalu menjawab: “Ada tertulis”. Di dalam pencobaan yang kedua, setan menghendaki Yesus terjun dari bumbungan bait Allah (Mat. 4:5-6). Setan mengutip Mazmur 91:11 dan 12.

E. Sebab Alkitab adalah Jawaban yang Sempurna

Sering dipertanyakan manusia dari generasi ke generasi.

1. Dari mana asal-muasal manusia

Allah berkata: “Berfirmanlah Allah: ‘Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.’. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej. 1:26-27)

Ketahuilah bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita…” (Mzm. 100:3)

2. Mengapa saya diciptakan

Pengkhotbah 12:13; Wahyu 4:11

3. Kemana kesudahan saya nanti

Yohanes 3:16-18; Mazmur 23:1,6; Wahyu 20:15

Pendalaman Alkitab

PENDAHULUAN

Sekilas lintas nampaknya tidak ada manfaatnya apabila kita memperbincangkan sebab-sebab mengapa kita harus mempelajari Friman Allah. Orang-orang percaya, baik yang baru masuk iman maupun yang sudah lama harus mendapat bimbingan Firman Allah terus-menerus sepanjang hidup mereka, agar mereka dapat mengenal Kristus lebih mendalam. Tetapi kini kenyataannya tidak demikian. Pengamatan membuktikan bahwa sebagian besar orang Kristen memiliki pengetahuan Firman Allah terlalu minim.

MENGAPA KITA HARUS MEMPELAJARI FIRMAN ALLAH

A. Sebab Alkitab adalah Allah Sendiri Pengarangnya

Berulang-ulang Allah mengatakan bahwa Dialah Tuhan, Pencipta, Juruselamat, Gembala, Hakim, dan lain-lain. Peran dan kehendak Allah dinyatakan dalam buku ini. Kebanggaan bagi setiap pengarang apabila kita mengatakan saya telah membaca buku Bapak. Hal yang sama seharusnya saudara katakan “Yesus, saya sudah membaca, dan akan terus membaca bukuMu.”

B. Sebab Berulang-ulang Allah Memperintahkan

1. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat…renungkanlah itu siang dan malam…” (Yos. 1:8)

2. …bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci…” (I Tim. 4:13)

3. …manusia tidak dapat hidup dari roti saja, tetapi juga dari perkataan yang diucapkan oleh Allah” (Mat. 4:4)

C. Sebab Alkitab adalah Tuntunan Bagi Kehendak-Nya yang Mulia

1. Orang berdosa menerima keselamatan lewat berita Firman Allah

v …yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan…Tetapi bagaimana mereka dapat berseru…percaya…mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakannya?(Rm. 10:13-17)

v Ketika mendengar hal itu heti mereka sangat terharu…” (Kis. 2:37)

v Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus …mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu…” (Kis 8:4-8)

2. Orang percaya disucikan oleh Firman Allah

v Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, FirmanMu adalah kebenaran” (Yoh. 17:17)

v Jadilah sama seperti bayi yang baru lahir…selalu ingin akan susu yang murni dan yang rohani…” (I Pet. 2:2)

v Firman kasih karunia-Nya yang berkuasa membangun kamu…” (Kis. 20:32)

3. Firman Allah mengubah kehidupan kita yang lama menjadi manusia baru di dalam Dia (Mzm. 3:16-17)

D. Sebab Musuh Kita (setan) Sudah Membacanya

Di dalam Matius 4, Kristus dicobai sebanyak 3 kali oleh iblis. Di dalam setiap kasus, Yesus selalu menjawab: “Ada tertulis”. Di dalam pencobaan yang kedua, setan menghendaki Yesus terjun dari bumbungan bait Allah (Mat. 4:5-6). Setan mengutip Mazmur 91:11 dan 12.

E. Sebab Alkitab adalah Jawaban yang Sempurna

Sering dipertanyakan manusia dari generasi ke generasi.

1. Dari mana asal-muasal manusia

Allah berkata: “Berfirmanlah Allah: ‘Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.’. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej. 1:26-27)

Ketahuilah bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita…” (Mzm. 100:3)

2. Mengapa saya diciptakan

Pengkhotbah 12:13; Wahyu 4:11

3. Kemana kesudahan saya nanti

Yohanes 3:16-18; Mazmur 23:1,6; Wahyu 20:15